FILE GPX-NYA DONG?
Ini dimana Om? Ini lewat mana Om? Nama daerahnya apa Om?
Waduh... Ini salah satu kelemahan saya euy. Mengingat nama-nama tempat, nama daerah, apalagi lewat mana jalurnya. Itu buat saya sama seperti harus mengingat 10 nomer handphone dari orang-orang yang baru pertama kali saya temui. Nyaris mustahil bisa saya lakukan.
Dari sejak awal saya bersepeda, prinsipnya sederhana saja. Bersepeda kemanapun, selama masih kuat, masih bisa dilewati sepeda, masih cukup waktu, saya jajal jalur yang ada di depan saya. Sesekali memang ya buka handphone buat sekedar mapping, lihat-lihat jalur kedepan, jalur tembusan, dll. Tapi sama sekali saya nggak memperhatikan nama daerah, nama jalan, apalagi sampai sengaja mengingat. Langsung loss blong aja.
Nggak ada masalah awalnya. Sampai kemudian saya mulai mengunggah video-video perjalanan gowes saya di YouTube. Jumlah subscriber bertambah dan bertambah. Pertanyaan-pertanyaan mengenai nama daerah, nama jalan, dan semua berkaitan dengan rute gowes yang saya unggah di YouTube semakin banyak saya terima. Wah, susah juga ternyata.
Bukan malas. Saya sudah coba mengingat. Tapi ya hasilnya nihil. Lupa terus 😁.
Samapi akhirnya ada seseorang yang nanya di kolom komentar, "minta file GPX-nya dong Om?"
Huh? What the hell is GPX?
Satu lagi istilah yang saya sama sekali baru dengar waktu itu. Maklum lah, saya memang sekedar pesepeda jelata soalnya. Tapi alhamdulillah, dari nggak tahu itu saya jadi akhirnya dipaksa untuk cari tahu. GPX ternyata adalah semacam format data GPS yang bisa ditranfer dalam bentuk file data. Hahaha... Dasar jelata...
Singkat cerita, akhirnya saya jadi mulai rajin merekam jejak perjalanan gowes saya menggunakan aplikasi Komoot. Kenapa Komoot? Sederhana. Karena gratis. Hehehe.
Meski nggak semua rute ada file GPX-nya, karena saya baru mulai merekam jejak perjalanan saya juga belum lama ini. Sampai blog ini saya tulis, dari sekitar 300 lebih video perjalanan saya bersepeda ke berbagai rute, baru ada sekitar 40-an rute yang saya buatkan file GPX-nya. Sisanya? Ya saya berencana akan mengulang lagi rute-rute lama yang sudah pernah saya lewati namun belum saya buat GPX-nya.
Ada 2 kanal download yang bisa temen-temen pilih untuk bisa memperoleh file GPX ini:
- Trakteer.id
- YouTube Membership
Keduanya adalah kanal berbayar. Yup. Saya unggah di kanal berbayar. Artinya untuk bisa mengakses file GPX tersebut temen-temen diharuskan untuk membayar keanggotaan atau membership. Nominalnya nggak besar kok. Rp.19.900 untuk bisa mengakses di YouTube Membership, dan Rp.12.000 di halaman Trakteer.
Trakteer.id
Kanal ini adalah kanal yang banyak digunakan oleh kreator digital untuk membagikan hasil karyanya kepada khalayak umum. Temen-temen bisa mengunduh file GPX yang saya unggah di halaman Trakteed ini dengan membayar Rp.12.000/ bulan.
Dengan bea membership sebesar Rp.12.000, temen-temen bisa mengakses semua file GPX saya selama 30 hari kedepan, mulai dari file paling awal sampai nanti habis masa membershipnya. Cukup relevan untuk sebuah pengalaman bersepeda yang syahdu.
Link yang mengarah ke halaman Trakteer saya ini saya sertakan di kolom deskripsi di setiap video yang saya unggah di YouTube setiap hari Jum'at jam 5 sore. Jika temen-temen sudah pernah membayar bea membership, temen-temen bisa rajin-rajin tengok halaman Trakteer saya, karena saya biasa mengunggah file GPX rute terbaru secara random, tidak selalu bersamaan dengan jadwal tayang video baru di Youube.
YouTube Membership
Hampir sama dengan Trakteer, pada YouTube membership ini juga sama. Perbedaannya, pada YouTube Membership ini ada manfaat lain yang saya sertakan, yakni informasi lain yang tidak saya share di kanal manapun selain di YouTube Membership. Artinya hanya temen-temen yang sudah bergabung di YouTube Membership saja yang bisa mengaksesnya. Informasi seperti event gowes bareng yang rutin saya posting sekali dalam sepekan, atau informasi eksklusif lainnya.
Kedua kanal itu saya buat supaya ada hubungan saling menguntungkan antara saya dengan temen-temen semua. Temen-temen bisa memperoleh file GPX rute-rute syahdu seperti yang saya tampilkan di video-video saya di YouTube dan bisa mencoba sendiri rutenya tanpa khawatir tersesat. Sebagai gantinya, saya menerima keuntungan ekonomis yang kemudian bisa kembali saya manfaatkan untuk menyokong kegiatan bersepeda saya.
So, terima kasih atas segala pertanyaan dari temen-temen semua. Tambahan ilmu untuk saya pribadi. Masukan berharga buat saya supaya bisa lebih baik lagi dalam menyajikan konten-konten bermanfaat lainnya.
Komentar
Posting Komentar